
“Yang diberi bukan pejabat, tapi untuk petugas yang di lapangan yang pakai motor pribadi, bahkan yang nggak punya motor, maka kita beri motor operasional,” kata Rudy, Sabtu (26/4/2025).
Rudy menjelaskan, pengadaan motor ini merupakan hasil dari efisiensi dan realokasi anggaran yang sudah direncanakan sebelumnya. Ia menyebutkan, kebutuhan personel memang masih kurang, namun pihaknya berusaha memaksimalkannya melalui pengadaan ini.
“Kalau bicara soal kebutuhan personil memang kurang, tapi kita coba maksimalkan dari efisiensi dan realokasi anggaran yang ada. Itu pun anggaran dari Dishub kita relokasi untuk kendaraan motor untuk personil di lapangan. Mudah-mudahan di tahun berikutnya ada tambahan,” jelas Rudy.
Selain untuk mendukung operasional lalu lintas, Rudy mengatakan motor tersebut juga akan digunakan dalam penanganan bencana.
“Tujuannya adalah satu, bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, tapi kalau ada bencana juga mereka ada di lapangan untuk membantu Pemkab Bogor,” ujar Rudy.
Dishub Kabupaten Bogor sendiri menargetkan pengadaan hingga 75 unit motor, yang kemungkinan akan dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya. Rudy menyebut, harga satu unit motor diperkirakan sekitar Rp30 juta.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















