BOGORTODAY.COM – Popularitas matcha terus meningkat di seluruh dunia, bahkan kafe-kafe khusus matcha kini mulai menjamur dan menyaingi kedai kopi yang lebih dulu populer.
Bukan tanpa alasan, teh hijau bubuk asal Jepang ini dikenal tak hanya kaya rasa, tetapi juga kaya manfaat.
Matcha mengandung kafein yang cukup tinggi namun cenderung stabil di tubuh, menjadikannya pilihan alternatif bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi kopi.
Namun, tak banyak yang tahu bahwa matcha punya beragam teknik penyeduhan yang memengaruhi rasa, aroma, dan teksturnya.
Salah satu metode yang tengah naik daun adalah cold whisk—sebuah teknik unik yang kini ramai diperbincangkan di media sosial seperti TikTok karena mampu menghasilkan sensasi matcha yang lebih lembut dan nikmat.
Apa Itu Cold Whisk?
Secara harfiah, cold whisk berarti mengocok matcha dengan cairan dingin. Teknik ini berbeda dari metode tradisional seperti usucha yang menggunakan air hangat.
Melansir Senbird Tea, cold whisk melibatkan proses pengocokan bubuk matcha dengan susu dingin, bukan air panas atau hangat. Hasil akhirnya adalah matcha dengan tekstur lebih halus, creamy, dan lembut di mulut.
Manfaat dan Keunggulan Cold Whisk
- Mengurangi Rasa Pahit Matcha
Penggunaan susu dingin, khususnya susu sapi tinggi lemak, mampu meredam rasa pahit alami dari matcha.
Kandungan lemaknya menyelimuti senyawa katekin yang berperan dalam rasa pahit, sehingga rasa matcha jadi lebih ringan dan bersahabat.
- Memaksimalkan Rasa Umami dan Manis Alami
Cold whisk ideal untuk matcha kualitas seremonial karena proses tanpa panas ini mampu mengeluarkan rasa umami dan manis alami tanpa merusak karakter rasa matcha itu sendiri.
- Menjaga Antioksidan Tetap Utuh
Karena tidak terkena suhu tinggi, kandungan antioksidan (seperti EGCG) dalam matcha tetap terjaga. Ini membuat cold whisk menjadi metode yang sehat dan optimal untuk mendapatkan manfaat matcha sepenuhnya.
Cara Membuat Cold Whisk Matcha
Untuk membuat segelas cold whisk matcha yang sempurna, kamu hanya butuh beberapa bahan dan teknik sederhana:
Bahan:
- 2 sendok teh matcha berkualitas (grade seremonial lebih disarankan)
- 60–120 ml susu dingin (bisa susu sapi, oat, almond, atau lainnya)
- Chasen (whisk bambu tradisional Jepang)
- Mangkuk matcha (atau wadah lebar lainnya)
Langkah-langkah:
- Rendam chasen dalam air hangat selama 1–2 menit agar lebih fleksibel dan tidak mudah patah.
- Masukkan bubuk matcha ke dalam mangkuk atau wadah.
- Tuang susu dingin secara perlahan.
- Gunakan chasen untuk mengocok matcha dengan gerakan pergelangan membentuk huruf “W” (bukan memutar).
- Ikuti teknik 30-20-10:
- 30 detik: kocok mendekati dasar wadah dengan gerakan W atau M
- 20 detik: kocok lebih ringan
- 10 detik: hanya menggerakkan permukaan cairan
- Setelah matcha tampak berkilau, berbuih, dan tercampur sempurna, tuangkan ke dalam gelas berisi susu (bisa dingin atau hangat sesuai selera).
Matcha Cold Whisk: Lebih Dari Sekadar Tren
Meski populer di media sosial, teknik cold whisk bukan sekadar tren sementara. Metode ini menawarkan cara baru menikmati matcha dengan rasa lebih seimbang, lembut, dan sehat.
Baik untuk pagi hari, waktu istirahat, atau saat ingin menikmati minuman yang menyegarkan dan bergizi tanpa efek ‘jitters’ dari kopi, cold whisk bisa jadi pilihan tepat.
Tertarik mencoba teknik cold whisk sendiri di rumah? Matcha favorit kamu akan terasa berbeda—lebih lembut, lebih bersahabat, dan tentunya lebih memanjakan indera.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















