
Jenal Mutaqin juga langsung melunasi semua tunggakan Nabila agar ia bisa mengikuti ujian. Akhirnya, Nabila bisa mengikuti ujian keesokan harinya.
“Kita bereskan semua tunggakannya dan dia bisa ikut ujian. Ternyata Nabila adalah murid yang berprestasi di sekolahnya. Beberapa kali juara dan mendapatkan piala serta piagam,” tutur Jenal Mutaqin.
Keputusasaan Nabila karena tidak bisa mengikuti ujian pun sempat diceritakan kepada Wakil Wali Kota. Ia bahkan mengaku sempat berpikir untuk putus sekolah karena faktor ekonomi.
Selain itu, ayah Nabila yang merupakan seorang juru parkir juga ditawari untuk menjadi petugas kebersihan di Balai Kota Bogor, dengan gaji pribadi dari Jenal Mutaqin.
“Warga Kota Bogor, pemerintah hari ini hadir. Jangan pernah merasa sendirian. Bahkan jika ada kasus serupa di wilayah lain, Insyaallah akan kita bereskan. Apalagi jika menyangkut masalah kesehatan dan pendidikan, karena mereka adalah penerus generasi kita menuju generasi emas,” tutup Jenal Mutaqin.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















