Perjalanan Spiritual Biksu Thudong: Menempuh Ribuan Kilometer demi Waisak di Borobudur

Menariknya, para biksu mengaku justru lebih menikmati perjalanan di Indonesia. Cuaca yang relatif bersahabat serta sambutan masyarakat yang hangat menjadi pelipur lelah mereka.

“Di Indonesia tidak ada kendala besar. Memang panas dan hujan, tetapi para bante (biksu) sangat bahagia melihat antusiasme masyarakat sepanjang perjalanan,” tambahnya.

Rombongan biksu juga sempat disambut di Kantor Gubernur Jawa Tengah di Semarang pada Rabu (7/5) lalu, sebelum melanjutkan perjalanan ke Ungaran, Ambarawa, Magelang Kota, dan akhirnya Candi Borobudur.

BACA JUGA :  Di Era Rudy Susmanto-Jaro Ade, Pemkab Bogor Pertahankan Opini WTP Dua Tahun Berturut-turut

Untuk menjamin keselamatan rombongan, pengamanan ketat diberikan oleh TNI, Polri, serta Laskar Macan Ali dari Jakarta hingga ke Magelang.

“Rencananya, kami akan finis di Candi Borobudur tanggal 10 Mei. Dari Magelang Kota kami langsung menuju ke Candi Borobudur dan mengikuti prosesi naik stupa,” tutur Welly.

BACA JUGA :  Jetour T2 i-DM Siap Meluncur di Indonesia, SUV Plug-in Hybrid dengan Jarak Tempuh Tembus 1.000 Km

Perjalanan Thudong ini menjadi simbol keteguhan batin, kedamaian, dan komitmen spiritual yang kuat, sekaligus mempererat hubungan budaya dan keagamaan antarnegara di Asia Tenggara.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================