
“Saya pikir jika kita bekerja sama, saya yakin ini akan sangat bermanfaat bagi kedua negara,” tambahnya.
Selain sektor ekonomi, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya kerja sama bilateral dalam penanganan kejahatan lintas negara.
Beberapa isu yang menjadi sorotan termasuk pemberantasan perdagangan narkoba, perdagangan manusia, serta maraknya penipuan dan perjudian daring.
Sebagai sesama anggota ASEAN, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Laos memiliki kepentingan bersama dalam menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, inklusif, dan sejahtera.
Dalam pertemuan bilateral ini, Presiden Prabowo Subianto didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membuka ruang baru bagi penguatan hubungan bilateral Indonesia–Laos, tidak hanya dalam bidang perdagangan, tetapi juga kerja sama keamanan dan pembangunan berkelanjutan di kawasan ASEAN.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















