BOGORTODAY.COM – Kaldu tulang sedang naik daun sebagai minuman kesehatan baru yang digandrungi di media sosial.
Dari TikTok hingga Instagram, warganet ramai membagikan rutinitas mereka minum kaldu tulang setiap pagi, lengkap dengan klaim-klaim manfaat seperti kulit glowing, pencernaan lancar, tubuh lebih segar, hingga terpenuhinya kebutuhan protein harian. Tapi, seberapa besar manfaatnya secara ilmiah?
Apa Itu Kaldu Tulang?
Kaldu tulang dibuat dari hasil merebus tulang hewan — biasanya sapi atau ayam — selama berjam-jam.
Proses ini menghasilkan cairan kaya nutrisi yang mengandung air, garam, dan sejumlah zat gizi penting seperti:
- Mineral: Kalsium, magnesium, fosfor
- Vitamin: A, B, E, dan K
- Protein: Kolagen dan asam amino seperti glisin dan prolin
- Natrium: Yang berperan dalam keseimbangan cairan tubuh
Dengan komposisi seperti itu, tak heran jika kaldu tulang disebut-sebut sebagai “superfood alami”.
Klaim: Kulit Lebih Glowing dan Awet Muda
Salah satu daya tarik utama kaldu tulang adalah kandungan kolagennya, yang dikenal dapat menjaga elastisitas kulit, mencegah keriput, dan memperkuat jaringan ikat.
Ahli gizi Lisa Moskovitz, dikutip dari Food and Wine, membenarkan bahwa konsumsi kolagen bisa memperlambat penuaan kulit dan meningkatkan tekstur serta warna kulit.
Namun, ia mengingatkan bahwa kandungan kolagen dalam kaldu tulang — terutama yang buatan rumah — cenderung rendah dan sulit diukur, tidak seperti suplemen kolagen yang lebih terstandar.
Sebuah studi dari International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism tahun 2019 juga menunjukkan bahwa kaldu tulang tidak bisa diandalkan sebagai satu-satunya sumber kolagen yang signifikan.
Klaim: Pencernaan Lebih Lancar dan Imun Lebih Kuat
Kaldu tulang mengandung berbagai asam amino yang berfungsi memperbaiki jaringan tubuh, mendukung sistem imun, dan memberi energi.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















