
“Di bawah mereka, kami sedang melakukan akselerasi agar mereka bisa segera naik level dan bersaing di panggung besar,” jelas Eng Hian.
Kondisi tim nasional juga diperburuk dengan cedera yang dialami beberapa pemain andalan seperti Daniel Marthin dan Leo Rolly Carnando, yang belum pulih sepenuhnya.
Kekecewaan terbaru datang dari gelaran Indonesia Open 2025 (Super 1000), di mana skuad tuan rumah kembali gagal membawa pulang gelar juara.
Capaian terbaik hanya diraih oleh pasangan Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani yang finis sebagai runner-up di sektor ganda putra.
PBSI kini berharap paruh kedua musim bisa menjadi momen kebangkitan bagi bulu tangkis Indonesia, sekaligus persiapan menuju turnamen-turnamen besar yang akan menentukan nasib di panggung internasional.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















