BOGORTODAY.COM – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyoroti stagnasi alokasi dana desa dalam beberapa tahun terakhir.
Pada tahun 2025, anggaran dana desa kembali ditetapkan sebesar Rp 71 triliun, angka yang tidak jauh berbeda dengan alokasi tahun-tahun sebelumnya, yakni Rp 70,9 triliun pada 2024 dan Rp 70 triliun pada 2023.
Pertanyaan tersebut muncul dalam Rapat Panja Transfer ke Daerah yang digelar di kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (14/7/2025).
Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Askolani, menjelaskan bahwa meskipun nominalnya tidak meningkat signifikan, dana desa tetap berperan penting sebagai pondasi pembangunan dari bawah.
“Tadi sempat ditanya kenapa alokasi dana desanya tidak naik-naik dalam beberapa tahun ini. Tapi kalau kita lihat ke belakang, dana desa ini adalah hal yang sangat positif dan on top dari pembangunan yang sudah berjalan,” ujar Askolani.
Dana Desa Kini Menjangkau 40 Ribu Desa
Menurut Askolani, sejak pertama kali digulirkan, dana desa telah mengalami kemajuan signifikan, terutama dalam pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Sebelumnya, pembangunan desa sangat bergantung pada belanja kementerian/lembaga pusat, yang cenderung tidak merata.
Kini, dana desa telah berhasil menjangkau lebih dari 40.000 desa di seluruh Indonesia. Aliran dana ini berpadu dengan dana alokasi umum (DAU) dan transfer daerah lainnya, yang secara kolektif membentuk pondasi pembangunan dari bawah.
Realisasi Dana Desa Semester I 2025 Capai Rp 38,3 Triliun
Untuk semester pertama 2025, pemerintah telah merealisasikan penyaluran Rp 38,3 triliun dari total Rp 71 triliun dana desa.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















