
Dalam kesempatan tersebut Syafei minta dukungan untuk pembentukan tim fasilitator. Tim fasilitator KIB sudah lengkap ada akademisi, pelaku usaha dan para pakar koperasi. “Kalau anggaran belum ada, tidak mengapa. Yang penting eksistensinya diakui dulu”, katanya.
Adityawarman mengapresiasi hasil kajian KIB mengenai usulan program pendampingan dan monitoring program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Bogor. “Luar biasa ide-ide yang dikeluarkan. Kajian tersebut merupakan wujud kepedulian yang mendalam KIB terhadap koperasi”, ujar Adityawarman.
Untuk dukungan, Adityawarman menyebutkan KIB bisa memanfaatkan ruang-ruang rapat yang banyak terdapat di Kantor DPRD. “Kalau butuh ruangan untuk upgrading, sosialisasi dan diskusi bisa pakai ruang-ruang di DPRD”, ucapnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















