
Pasca peresmian, Kementerian Koperasi akan melaksanakan program capacity building guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi, mulai dari pengelola, pengurus, hingga pengawas.
Pemerintah juga akan memperkuat sistem pengawasan berbasis partisipasi masyarakat (public control) demi menjamin transparansi dan akuntabilitas kelembagaan koperasi ini.
Kolaborasi Lintas Kementerian dan BUMN
Kesuksesan program ini tak lepas dari sinergi Tim Satgas Koperasi Merah Putih yang beranggotakan lintas kementerian dan lembaga negara, di antaranya:
- Kementerian Koordinator Pangan
- Kementerian Koperasi dan UKM
- Kementerian Desa
- Kementerian Keuangan
- Kementerian Dalam Negeri
- Kementerian Sosial
- Kementerian Pertanian
- Kementerian Kesehatan
- Kementerian Hukum dan HAM
- Bappenas
- Kementerian BUMN
- Kementerian Komunikasi dan Digital
- Badan Pangan Nasional
- BPKP
Selain itu, pelaksanaan program juga didukung oleh sejumlah BUMN strategis, seperti PT Pupuk Indonesia, Pertamina, Bank Mandiri, Bank BRI, BNI, Bank Syariah Indonesia, Pos Indonesia, Telkom Indonesia, Bulog, ID FOOD, dan InJourney.
Menuju Ekonomi Kerakyatan
Peluncuran kelembagaan 80.000 Kopdes/Kel Merah Putih oleh Presiden Prabowo ini menjadi simbol nyata komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri, inklusif, dan berdaulat.
Dengan ekosistem terpadu, sinergi lintas sektor, serta dukungan masyarakat, koperasi ini diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat distribusi logistik desa, dan memperluas akses layanan dasar bagi seluruh masyarakat Indonesia.***
Sumber: detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















