
Menurutnya, banyak warga terjebak dalam praktik judi online bukan karena gaya hidup konsumtif, melainkan karena tekanan ekonomi.
“Faktanya, banyak warga yang berjudi demi bisa makan hari itu atau membayar sekolah anak. Ini realitas pahit yang tak bisa diabaikan,” ujarnya.
Selly meminta pemerintah tetap memberikan edukasi, peringatan, dan pembinaan sebelum mencoret penerima bansos. Ia juga menekankan pentingnya menutup akses ke akar masalah seperti situs judi online dan pinjaman online (pinjol) ilegal.
“Fraksi PDI Perjuangan selalu berdiri di sisi wong cilik. Kami menolak penyalahgunaan bantuan, tapi juga menolak pendekatan yang menghukum tanpa memulihkan. Negara wajib hadir, tidak hanya memutus bantuan, tapi juga membuka harapan,” pungkasnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















