
“Yang pasti, Sesar Lembang adalah sesar aktif, jadi kapan saja bisa rilis. Fenomena seperti ini yang dikhawatirkan adalah gempa pembuka (foreshocks),” jelas Daryono.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas kegempaan melalui kanal komunikasi BMKG.
Sejumlah pakar sebelumnya menyebutkan, Sesar Lembang memiliki potensi magnitudo hingga 6,5–7,0, yang jika terjadi dapat menimbulkan dampak signifikan di wilayah Bandung dan sekitarnya.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















