
BOGORTODAY.COM – Salah satu kapal pesiar terbesar di dunia, MSC World Europa, dilaporkan sempat terombang-ambing di lepas pantai Italia setelah mengalami kerusakan mesin pada Senin (25/8/2025) pagi waktu setempat.
Kapal mewah berukuran raksasa itu kehilangan daya pada baling-balingnya sekitar pukul 07.25 pagi di dekat Pulau Ponza, Italia.
Akibatnya, kru tak bisa mengendalikan kapal yang membawa 8.585 penumpang dan awak di dalamnya.
Meski begitu, otoritas maritim Italia memastikan kondisi di kapal tetap terkendali.
“Situasi di kapal tampak tenang dan terkendali: kondisi cuaca dan laut menguntungkan, dan layanan penting untuk penumpang tetap berfungsi melalui generator,” ujar pihak otoritas setempat, dikutip media lokal.
Layanan Penumpang Tetap Berjalan
Pihak MSC Cruises selaku perusahaan operator kapal pesiar juga menegaskan bahwa keselamatan penumpang tidak terganggu. Semua fasilitas di kapal tetap beroperasi normal meski sistem propulsi utama sempat bermasalah.
“Tidak ada kondisi yang membahayakan keselamatan tamu maupun kru. Penumpang, termasuk yang dijadwalkan naik di Napoli, telah menerima informasi resmi mengenai penundaan dan pembaruan situasi secara berkala,” tulis pernyataan resmi perusahaan, dilansir Stuff.
Mesin Kembali Pulih
Setelah beberapa jam upaya perbaikan, sistem propulsi berhasil dipulihkan sebagian. Kapal pun dapat melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Napoli.
Insiden ini terjadi saat MSC World Europa sedang melakukan pelayaran tujuh hari mengelilingi kawasan Mediterania.
Tentang MSC World Europa
MSC World Europa termasuk dalam 10 kapal pesiar terbesar di dunia. Kapal ini menjalani pelayaran perdananya pada tahun 2022 dan menjadi kapal pertama dari kelas “World” milik MSC Cruises.
Kapal berbahan bakar gas alam cair (LNG) ini juga menjadi tonggak penting bagi industri pelayaran ramah lingkungan.
Setelah World Europa, MSC telah meluncurkan MSC World America dan berencana menghadirkan tiga kapal lagi dari kelas yang sama.
Insiden ini jadi pengingat bahwa meski teknologi kapal modern sudah canggih, risiko teknis tetap bisa terjadi di laut lepas. Untungnya, cuaca bersahabat dan kru sigap sehingga ribuan penumpang tetap aman.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















