5 Makanan Tinggi Serat yang Bisa Jadi Tameng Tubuh Lawan Kanker

Serat
Kacang Lentil. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Asupan serat sering kali cuma dianggap penting buat melancarkan pencernaan.

Padahal, serat punya manfaat jauh lebih kompleks—salah satunya bisa membantu mencegah perkembangan kanker.

Sayangnya, masih banyak orang yang memilih makanan hanya berdasarkan rasa atau kenyamanan, tanpa mikirin kandungan gizi. Padahal, apa yang kita makan bisa jadi kunci buat menjaga kesehatan jangka panjang.

Serat bukan hanya menjaga perut tetap “on track”, tapi juga bisa meregulasi hormon dalam tubuh. Pengendalian hormon yang stabil inilah yang membantu mencegah pembentukan sel kanker.

Nah, menurut pakar kesehatan yang dikutip dari Times of India (24/8/2025), ada beberapa makanan tinggi serat yang layak masuk ke menu harianmu.

  1. Kacang Lentil

Kecil-kecil cabe rawit, begitulah kira-kira julukan buat kacang lentil. Makanan ini kaya serat dan jadi sumber protein nabati yang menyehatkan.

BACA JUGA :  PENSIUNAN YANG PRODUKTIF DAN BERKUALITAS

Lentil bisa meningkatkan kesehatan pencernaan, menjaga gula darah tetap stabil, bahkan mengurangi risiko kanker usus besar. Semua itu berkat kandungan pati dan butyrate yang bisa melawan inflamasi.

  1. Apel

Pernah dengar pepatah “an apple a day keeps the doctor away”? Itu bukan sekadar mitos. Apel kaya serat dan polifenol yang bisa melawan senyawa berbahaya penyebab kerusakan DNA.

Rutin makan apel dipercaya bisa menurunkan risiko perkembangan berbagai jenis kanker, terutama yang berhubungan dengan pencernaan.

  1. Pir

Buah manis nan segar ini nggak cuma bikin tenggorokan adem, tapi juga punya serat tinggi. Pir membantu melancarkan pencernaan, sehingga karsinogen nggak sempat berlama-lama bersarang di usus besar.

Selain itu, kandungan airnya juga bikin tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

  1. Oatmeal
BACA JUGA :  Pola Makan Tak Sehat Jadi Pemicu Meningkatnya Kasus Kanker pada Usia Muda

Menu sarapan hits satu ini ternyata bukan cuma hype. Oatmeal punya kandungan beta glukan yang bisa memperkuat sistem imun. Hasilnya, tubuh lebih siap mendeteksi dan menghancurkan sel abnormal penyebab kanker.

Bonusnya, oatmeal juga bantu membersihkan arteri dan melancarkan aliran darah. Jadi, sekali makan, manfaatnya dobel.

  1. Kol

Biasanya hadir sebagai lalapan sederhana, kol ternyata punya kekuatan tersembunyi. Saat dikunyah, kol melepaskan glukosinolat yang berubah jadi molekul bioaktif untuk membantu detoksifikasi tubuh.

Efeknya? Karsinogen yang sudah terendap bisa dinetralkan, sehingga risiko kanker makin kecil.

Nggak perlu makanan fancy untuk mencegah kanker, cukup mulai rajin konsumsi makanan tinggi serat seperti lentil, apel, pir, oatmeal, dan kol.

Kalau dipadukan dalam menu harian, serat bisa jadi “perisai alami” tubuh dari ancaman sel kanker.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================