
“Di dalam lagu itu berbicara tentang Ibu Pertiwi yang bersusah hati. Artinya kita harus punya empati,” ujarnya.
Ajat menambahkan, belum ada batas waktu terkait pemutaran lagu tersebut. Ia berharap langkah ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk saling memperbaiki diri.
“Mudah-mudahan dengan pendekatan itu kita terbuka, sadar, lalu bergerak bersama melakukan perbaikan diri dan mengunggah empati,” tutupnya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















