
Geoffrey Scott, Senior Hiring Manager di Resume Genius, menambahkan bahwa Gen Z tetap punya potensi. Menurutnya, mereka bukan hadir untuk merusak, melainkan membawa energi segar yang bisa merevitalisasi dunia kerja.
Fenomena benturan antar-generasi di tempat kerja bukan hanya dialami Gen Z. Pada 2010-an, milenial juga sempat dianggap generasi yang terlalu “tidak sabar” dalam mengejar karier. Survei Robert Walters saat itu menyebut hampir 60% pekerja pernah mengalami konflik lintas generasi.
Lalu, apa sebenarnya yang diinginkan Gen Z di dunia kerja? Survei Resume.io pada Juni 2025 mengungkap, 30% responden menilai sistem kerja empat hari sepekan sebagai benefit utama. Selain itu, mereka menekankan pentingnya ruang rekreasi di kantor, dukungan untuk karyawan neurodiverse, serta lingkungan kerja yang lebih inklusif.
“Advokasi kuat terhadap inklusivitas ini menandakan masa depan dunia kerja yang lebih menekankan kesetaraan, aksesibilitas, dan kesejahteraan,” tulis Bethany Watson dari Resume.io.(mg2)
Editor : Jihan Muheri
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















