
Brian Lan bahkan menilai harga emas berpotensi kembali menguat dalam waktu dekat.
“Kami tidak akan terkejut bahkan jika harga emas naik hingga US$ 3.800 atau lebih tinggi,” jelasnya.
Dari sisi fundamental, data terbaru Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan jumlah lowongan pekerjaan pada Juli turun lebih besar dari perkiraan, yakni menjadi 7,181 juta.
Kondisi ini memperkuat kekhawatiran para pejabat The Fed mengenai pasar tenaga kerja dan menambah keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga.
Sejalan dengan itu, Gubernur The Fed Christopher Waller menilai bank sentral sebaiknya memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya.
Ekspektasi pasar kini menunjukkan probabilitas 97% bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada 17 September mendatang.
Dengan ekspektasi tersebut, meskipun sempat melemah, harga emas diyakini masih memiliki ruang besar untuk melanjutkan penguatan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















