OJK Catat Aset Keuangan Syariah Tembus Rp 2.972 Triliun, Tumbuh 8,21%

Selain itu, OJK juga mendorong inovasi produk, salah satunya Cash Waqf Linked Deposit (CWLD).

Produk ini dirancang guna memenuhi kebutuhan layanan perbankan syariah yang inklusif sekaligus mengoptimalkan dana wakaf untuk kepentingan sosial dan ekonomi masyarakat.

CWLD juga mendukung pembiayaan UMKM serta pembangunan daerah melalui pengelolaan dana wakaf secara produktif dan berkelanjutan.

BACA JUGA :  Lexus Siap Luncurkan The All-New Lexus ES di Indonesia, Kini Hadir dengan Varian Listrik Murni

OJK secara rutin menggelar workshop bagi industri BPRS untuk memperluas pemahaman terkait CWLD.

Tahun ini, workshop berfokus pada CWLD dan pembiayaan istishna, yang dapat digunakan untuk segmen rumah indent, renovasi rumah, hingga pemesanan barang/jasa jangka pendek.

Penguatan Tata Kelola

Sebagai tindak lanjut amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), OJK juga membentuk Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS).

BACA JUGA :  Prabowo: Kritik Penting dalam Demokrasi, tetapi Jangan Biarkan Kepentingan Asing Merusaknya

Komite ini bertugas memperkuat tata kelola dan memastikan karakteristik keuangan syariah tetap terjaga, sekaligus mampu berkembang lebih kompetitif di pasar nasional maupun global.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================