WHO Desak Israel Hentikan Bencana Kelaparan di Gaza

Israel dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Pemerintah Israel menilai kelaparan yang terjadi di Gaza merupakan “kekurangan buatan manusia yang direkayasa oleh Hamas”.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza yang dikuasai Hamas melaporkan pada Jumat lalu bahwa 373 orang, termasuk 134 anak-anak, meninggal dunia akibat kelaparan dan malnutrisi sejak perang pecah pada Oktober 2023. WHO mencatat lebih dari 300 kematian terjadi hanya dalam dua bulan terakhir.

BACA JUGA :  Pemancing Asal Depok Meninggal di Situ Cikaret, Diduga Serangan Jantung

Situasi Memprihatinkan

Tedros menekankan bahwa tragedi ini bisa diakhiri segera jika Israel membuka akses bantuan.

“Orang-orang mati kelaparan sementara makanan yang seharusnya bisa menyelamatkan mereka teronggok di truk-truk yang jaraknya cukup jauh,” ujarnya.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Lebih lanjut, ia menyebut bencana ini sebagai “bencana buatan manusia yang paling tidak dapat ditoleransi”. “Hal ini harus dihentikan sekarang juga,” tegasnya.

Tedros juga mengingatkan bahwa kelaparan rakyat Gaza tidak akan membuat Israel lebih aman dan tidak akan membantu pembebasan sandera.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================