Isu PHK di SPBU Shell Akibat Kelangkaan BBM, Ini Penjelasan Perusahaan

SPBU
Isu PHK di SPBU Shell Akibat Kelangkaan BBM, Ini Penjelasan Perusahaan. (Foto: Wikimedia Commons)

BOGORTODAY.COM – Isu pemutusan hak kerja (PHK) karyawan Shell ramai diperbincangkan di media sosial menyusul kabar kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU Shell.

Salah satunya dibagikan oleh akun X @ganissatanica, Malik Ganis Ilman, yang menulis pada Senin (15/9/2025):

“Minggu ketiga September stok diprediksi habis sehingga banyak yang akan kena PHK. Shell akan tetap buka cuman jualan oli dan diesel (dengan komposisi 2 staff dalam 1 shift). Kemungkinan stok bensin Super & Power akan datang lagi di bulan Oktober antara minggu kedua/ketiga.”

BACA JUGA :  Ruben Onsu Ungkap Alasan Hentikan Nafkah untuk Sarwendah Selama 6 Bulan

Cuitan tersebut memicu kekhawatiran publik, ditambah kabar bahwa kelangkaan BBM terjadi lantaran Kementerian ESDM tidak menambah impor untuk Shell maupun SPBU swasta lainnya.

Beberapa warganet pun menyayangkan kondisi ini.
“Baru tadi liat thread soal ini, katanya ga lama lagi bakalan ada PHK besar buat karyawan Shell, ya Allah pemerintah tuh maunya apa,” tulis akun @in_lilaac.

Respons Shell Indonesia

President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian mengonfirmasi adanya penyesuaian operasional di jaringan SPBU Shell.

BACA JUGA :  Nyeri Haid: Kenali yang Normal dan Waspadai yang Berbahaya

“Kami melakukan penyesuaian kegiatan operasional di jaringan SPBU Shell selama produk BBM jenis bensin tidak tersedia secara lengkap, termasuk penyesuaian jam operasional dan tim yang bertugas melayani para pelanggan,” ujar Ingrid dalam keterangan tertulis.

Meski demikian, Ingrid menegaskan Shell tetap beroperasi dengan menyediakan produk BBM yang masih tersedia serta layanan lain seperti Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================