BOGORTODAY.COM – Isu pemutusan hak kerja (PHK) karyawan Shell ramai diperbincangkan di media sosial menyusul kabar kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU Shell.
Salah satunya dibagikan oleh akun X @ganissatanica, Malik Ganis Ilman, yang menulis pada Senin (15/9/2025):
“Minggu ketiga September stok diprediksi habis sehingga banyak yang akan kena PHK. Shell akan tetap buka cuman jualan oli dan diesel (dengan komposisi 2 staff dalam 1 shift). Kemungkinan stok bensin Super & Power akan datang lagi di bulan Oktober antara minggu kedua/ketiga.”
Cuitan tersebut memicu kekhawatiran publik, ditambah kabar bahwa kelangkaan BBM terjadi lantaran Kementerian ESDM tidak menambah impor untuk Shell maupun SPBU swasta lainnya.
Beberapa warganet pun menyayangkan kondisi ini.
“Baru tadi liat thread soal ini, katanya ga lama lagi bakalan ada PHK besar buat karyawan Shell, ya Allah pemerintah tuh maunya apa,” tulis akun @in_lilaac.
Respons Shell Indonesia
President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian mengonfirmasi adanya penyesuaian operasional di jaringan SPBU Shell.
“Kami melakukan penyesuaian kegiatan operasional di jaringan SPBU Shell selama produk BBM jenis bensin tidak tersedia secara lengkap, termasuk penyesuaian jam operasional dan tim yang bertugas melayani para pelanggan,” ujar Ingrid dalam keterangan tertulis.
Meski demikian, Ingrid menegaskan Shell tetap beroperasi dengan menyediakan produk BBM yang masih tersedia serta layanan lain seperti Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















