
“Sebelum pekerjaan dimulai, kami sudah kirim surat pemberitahuan kepada lingkungan dan desa. Jalan alternatif juga sudah disiapkan agar aktivitas warga tetap berjalan,” ucapnya.
Menurut Nono, pekerjaan konstruksi sudah berlangsung sekitar 8 hari. Saat ini penanganan difokuskan pada segmen 3 dari arah Kiarasari menuju Kiarapandak sepanjang 1,16 kilometer. Beton yang digunakan adalah sistem jayamix, karena dianggap lebih terjamin mutunya dibanding carmix.
“Beton itu umurnya 28 hari. Jadi setelah segmen 3 selesai, butuh waktu hampir satu bulan sebelum bisa kembali dibuka untuk lalu lintas,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk segmen 2 di wilayah Kiarapandak dengan panjang yang sama, sehingga, estimasi penutupan jalan berlangsung selama 2 bulan, sesuai kontrak kerja.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















