Studi Baru: Pemanis Rendah Kalori Bisa Percepat Penuaan Otak

Pemanis rendah kalori
Ilustrasi menambahkan pemanis ke minuman. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Mengganti gula dengan pemanis rendah kalori kerap dipilih banyak orang sebagai cara menjaga berat badan. Namun, studi terbaru menemukan adanya potensi risiko bagi kesehatan otak.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada awal September di jurnal Neurology mengungkap, konsumsi enam jenis pemanis buatan dalam jumlah tinggi berkaitan dengan penurunan kemampuan berpikir dan daya ingat yang cukup signifikan.

BACA JUGA :  Penjaga Warung Madura di Gunung Putri Diduga Ditodong Senpi

Bahkan, penurunan ini lebih besar dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi pemanis dalam jumlah sedikit.

Otak Jadi 1,6 Tahun Lebih Tua

Menurut penelitian ini, asupan pemanis rendah kalori bisa membuat otak seseorang tampak 1,6 tahun lebih tua.

“Namun, hasil ini bukan berarti seseorang akan langsung mengalami masalah ingatan setelah minum produk berpemanis,” jelas Claudia Kimie Suemoto, penulis studi dari Sao Paulo University, Brasil.

BACA JUGA :  Hari Raya Waisak: Makna, Sejarah, dan Tradisi Umat Buddha

Meski demikian, konsumsi pemanis buatan secara rutin dalam jumlah tinggi dapat mempercepat penuaan otak dan meningkatkan risiko penurunan kognitif lebih dini.

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================