Warga Nanggewer Kenang Korban Kecelakaan Minibus Elf di Lampung

Hal senada disampaikan Pauri (50), kerabat dekat korban. Menurutnya, A dikenal ramah dan tak pernah membeda-bedakan dalam bergaul.

“Dari dulu beliau orangnya baik, ramah, selalu menyapa. Bahkan sama anak kecil pun suka nanya, ‘bapaknya mana?’ begitu lah beliau,” tutur Pauri.

BACA JUGA :  Resep Ceker Kecap Pedas Manis: Olahan Sederhana yang Kaya Rasa

Aktivitas A dalam bidang kerohanian membuat hubungan antara warga perumahan dan perkampungan di wilayah itu kian erat. Ia menjadi jembatan yang menyatukan dua lingkungan sosial berbeda melalui kegiatan keagamaan.

“Justru karena sering ada kegiatan tahlilan dan yasinan itu kami jadi dekat. Beliau selalu melibatkan semua warga, membuat suasana guyub,” kata Pauri menutup percakapan.

BACA JUGA :  Jelang Kunjungan Tamu Negara, Rudy Susmanto Pimpin Aksi Bersih-Bersih Massal di Babakan Madang

Kini, canda dan sapaan hangat A hanya tinggal kenangan. Namun jejak kebaikan dan kebersahajaannya akan tetap hidup di hati warga yang pernah mengenalnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Rifki Ramadhan

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================