Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tanggapi Kebijakan Donasi Rp1.000 per Hari ala Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Keluhan Warga dan ASN

Meski disebut bersifat sukarela, kebijakan ini menuai protes dari sejumlah warga. Kartika (bukan nama sebenarnya), seorang ASN di Pemkab Karawang, mengaku merasa terbebani.

“Ini ditarik Rp1.000 per hari, sebulan berarti Rp30 ribu. Berat juga, karena kebutuhan banyak, harga-harga mahal, dan gaji ASN enggak naik-naik,” keluhnya.

BACA JUGA :  Ciri-Ciri Teh Basi yang Perlu Diketahui agar Tidak Salah Konsumsi

Seorang guru berstatus PPPK di Karawang juga menyampaikan keberatan. Selain gaji yang belum cair, ia juga mendapat tugas tambahan menghimpun donasi dari siswa.

“Siswa di sekolah negeri saja banyak yang kurang mampu, kasihan kalau harus ditarik lagi Rp1.000. Semoga benar-benar imbauan sukarela, jangan sampai jadi paksaan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Hyundai Ioniq 3 Siap Meluncur di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi dan Fiturnya

Transparansi Ditekankan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menekankan bahwa seluruh pengumpulan, pengelolaan, dan penyaluran dana akan dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Laporan penggunaan dana akan dipublikasikan melalui aplikasi Sapawarga, portal layanan publik, hingga media sosial resmi masing-masing wilayah.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================