Istana Tegaskan Tidak Akan Gunakan APBN untuk Bayar Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh

Whoosh
kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh). Foto: wikipedia)

BOGORTODAY.COM – Pemerintah memastikan tidak akan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membayar utang proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh).

Kepastian ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak pembayaran utang proyek tersebut menggunakan dana APBN.

Menurut Prasetyo, pemerintah telah membahas berbagai alternatif pembiayaan tanpa membebani keuangan negara.

“Beberapa waktu yang lalu juga sudah dibicarakan untuk mencari skema, supaya beban keuangan itu bisa dicarikan jalan keluar,” ujarnya usai menghadiri rapat terbatas di kediaman Presiden Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta, Minggu malam (12/10/2025).

BACA JUGA :  Tiga Toko Miras Ilegal di Cileungsi Bogor Diganyang Satpol PP

Namun, ia menegaskan bahwa utang Whoosh tidak termasuk dalam agenda pembahasan rapat tersebut.

“Malam ini tidak, malam ini tidak sempat. Whoosh bukan salah satu pembahasan malam ini,” kata Prasetyo.

Lebih lanjut, Prasetyo menilai proyek kereta cepat Whoosh memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas antara Jakarta dan Bandung. Pemerintah melihat potensi pengembangan jaringan kereta cepat sebagai bagian dari visi pembangunan transportasi nasional.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

“Justru kita ingin proyek ini berkembang, tidak hanya Jakarta–Bandung, tapi mungkin bisa sampai ke Surabaya,” tambahnya.

Menkeu Purbaya: Jangan Bebani APBN

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tidak boleh dibayar menggunakan APBN.

Ia menilai, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia yang menaungi proyek tersebut memiliki kapasitas keuangan cukup untuk menyelesaikan kewajiban utangnya.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================