
“Perusahaan hanya memakai kurang lebih 8 atau kurang dari 10 hektare. Lahan seluas itu yang tidak terpakai sangat disayangkan. Kalau lahan itu dimanfaatkan warga, walau hanya 1-2 hektare, akan sangat bermanfaat,” ujarnya.
Sony berharap pemerintah daerah turut membantu menyelesaikan permasalahan ini. Pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi kondusif di wilayahnya.
“Saya hanya ingin mendamaikan agar ada solusi yang saling menguntungkan (win-win solution) sehingga kondisi di Desa Karang Asem Timur tidak seperti saat ini,” katanya.
Ia menambahkan, jika tuntutan masyarakat kepada perusahaan tidak dipenuhi, aksi penyampaian aspirasi akan terus berlanjut hingga ada penyelesaian dan usulan masyarakat dapat terpenuhi.
Editor : Rifki Ramadhan
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















