
BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor menerima pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar Rp 623 miliar atau sekitar 22,9 persen dari total anggaran sebelumnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, pemotongan anggaran tersebut tidak hanya dialami Kabupaten Bogor, tetapi juga terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Akibat pemangkasan ini, struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akan mengalami perubahan.
“Seperti yang disampaikan Bupati, hitungannya pendapatan kita akan berkurang dari TKD kurang lebih Rp 623 miliar. Nanti struktur anggaran kita akan sedikit berbeda,” kata Ajat, Selasa (21/10/2025).
Untuk menyesuaikan dengan pengurangan anggaran tersebut, Pemkab Bogor akan memprioritaskan program-program strategis, khususnya di sektor kesehatan dan pelayanan publik.
“Kita akan mendorong agar dana transfer yang berkurang ini digunakan untuk prioritas kita. Tentunya kesehatan harus menjadi prioritas dalam kondisi TKD yang berkurang,” ujarnya.
Ajat menambahkan, pemerintah daerah perlu meningkatkan sinergi dengan pemerintah pusat melalui komunikasi dan kolaborasi untuk menyukseskan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
“Kita dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam mengembangkan komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat. Apa yang kita lakukan tentunya untuk mendukung Asta Cita Pak Presiden,” katanya.
Bagi HalamanEditor : Rifki Ramadhan
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















