BOGORTODAY.COM – Konsumsi makanan berkarbohidrat tinggi memang menjadi penyebab utama diabetes.
Namun, tahukah kamu bahwa ada banyak kebiasaan lain yang diam-diam juga dapat memicu penyakit ini?
Diabetes terjadi ketika kadar gula darah terlalu tinggi karena pankreas tidak dapat memproduksi insulin dengan baik atau tubuh tidak dapat menggunakannya secara efektif. Padahal, glukosa dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi. Jika jumlahnya berlebih, justru bisa berujung penyakit serius.
Penyakit ini bisa dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Sebagian besar kasus diabetes bersifat kronis, tetapi bisa dikendalikan dengan gaya hidup sehat dan pengobatan yang tepat.
Berikut delapan kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari bisa meningkatkan risiko diabetes.
- Tidak Sarapan
Banyak orang melewatkan sarapan demi menurunkan berat badan. Padahal, menurut The Journal of Nutrition, mereka yang tidak sarapan justru berisiko lebih tinggi terkena diabetes dibandingkan yang rutin sarapan.
Melewatkan sarapan dapat menyebabkan seseorang makan berlebihan di waktu lain, sehingga kadar gula darah meningkat drastis.
- Duduk Terlalu Lama
Duduk lebih dari 30 menit tanpa bergerak bisa meningkatkan risiko diabetes. Sebuah studi terhadap 474 ribu orang pada tahun 2021 menemukan bahwa gaya hidup sedentari membuat metabolisme tubuh melambat.
Disarankan untuk berdiri atau berjalan ringan setiap 30 menit agar aliran darah dan metabolisme tetap aktif.
- Kurang Tidur
Kurang tidur kronis menyebabkan hormon kortisol meningkat, yang pada akhirnya memicu kenaikan gula darah.
Penelitian dalam Diabetes Care (2022) menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari 6 jam per malam cenderung memiliki kadar gula darah lebih tinggi dibanding mereka yang tidur cukup dan berkualitas.
- Merokok
Perokok memiliki risiko 30–40% lebih tinggi terkena diabetes dibandingkan non-perokok, menurut CDC.
Nikotin dan bahan kimia lainnya dalam rokok dapat merusak sel pankreas dan menurunkan sensitivitas insulin.
Bahkan, riset di jurnal Diabetology & Metabolic Syndrome (2019) mencatat merokok berkaitan dengan sekitar 25 juta kasus diabetes di seluruh dunia.
- Sering Makan Nuget dan Sosis
Makanan olahan seperti nuget dan sosis mengandung banyak garam, lemak jenuh, serta bahan pengawet.
Menurut jurnal Nutrients, setiap peningkatan 10% konsumsi makanan olahan dapat meningkatkan risiko diabetes hingga 15%.
Konsumsi berlebihan makanan ini juga menyebabkan kenaikan berat badan, salah satu faktor utama penyebab diabetes.
- Jarang Bersosialisasi
Kurang bersosialisasi ternyata juga berdampak pada kesehatan metabolik.
Sebuah penelitian dalam jurnal Diabetologia menunjukkan bahwa rasa kesepian dapat menggandakan risiko diabetes tipe 2.
Koneksi sosial yang baik membantu menurunkan stres dan menjaga keseimbangan hormon, yang penting untuk mengontrol gula darah.
- Terlalu Sering Minum Jus
Meski terdengar sehat, jus buah sebenarnya mengandung gula alami yang tinggi.
Satu gelas jus apel bisa mengandung hingga 25 gram gula. Apalagi jika ditambah pemanis tambahan, risikonya semakin besar.
Studi yang dikutip WebMD menemukan bahwa rutin minum jus setiap hari meningkatkan risiko diabetes, sementara mengonsumsi buah utuh justru menurunkannya.
- Menghindari Lemak Sehat
Tak semua lemak berbahaya. Banyak orang menghindari semua makanan berlemak, padahal lemak sehat seperti yang terdapat pada alpukat, ikan, dan kacang-kacangan justru membantu mengontrol kadar gula darah.
Yang perlu dihindari hanyalah lemak jenuh dan lemak trans, yang banyak ditemukan pada gorengan dan makanan cepat saji.
Diabetes tidak hanya disebabkan oleh pola makan tinggi karbohidrat, tapi juga oleh gaya hidup yang salah.
Dengan mengubah kebiasaan kecil seperti rutin sarapan, cukup tidur, lebih aktif bergerak, serta menjaga hubungan sosial, kamu bisa menurunkan risiko diabetes secara signifikan.
Langkah sederhana hari ini bisa menjadi investasi besar bagi kesehatanmu di masa depan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















