Tren Campur Kopi dan Minuman Berenergi Makin Populer, Tapi Bisa Picu Overdosis Kafein

Kopi
Ilustrasi kopi. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Tren mencampur kopi dengan minuman berenergi tengah menjadi fenomena baru di kalangan anak muda dan pekerja yang membutuhkan tenaga ekstra.

Perpaduan dua minuman ini dianggap mampu memberikan dorongan energi yang lebih kuat, terutama saat menghadapi deadline, belajar hingga larut malam, atau memulai aktivitas berat.

Di tengah berkembang pesatnya dunia kopi dalam beberapa tahun terakhir, inovasi ini muncul sebagai alternatif “booster” instan. Jika dulu kopi cukup dinikmati dengan susu, gula, atau rempah, kini tren ekstrem ini justru memadukan dua sumber kafein sekaligus.

BACA JUGA :  Nyeri Haid: Kenali yang Normal dan Waspadai yang Berbahaya

Namun, di balik sensasi fokus dan segar yang seketika muncul, para ahli kesehatan memperingatkan bahwa campuran ini menyimpan risiko serius.

Kombinasi kopi dan minuman berenergi dapat memicu berbagai gangguan tubuh, mulai dari efek samping ringan hingga bahaya overdosis kafein.

Berikut lima bahaya utama mencampur kopi dengan minuman berenergi:

  1. Asupan Kafein Berlipat Ganda
BACA JUGA :  Mitra MBG Tuntut Kepala BGN Baru Perkuat Regulasi dan Tata Kelola

Kopi dan minuman berenergi sama-sama mengandung kafein dalam kadar tinggi. Ketika dikonsumsi bersamaan, total kafein bisa melampaui batas aman harian, yaitu sekitar 400 mg untuk orang dewasa sehat.

Sebagai gambaran, satu cangkir kopi mengandung sekitar 100 mg kafein, sementara satu kaleng minuman berenergi bisa mencapai 150–200 mg. Menggabungkannya berarti tubuh langsung menerima setidaknya setengah dari batas aman harian hanya dalam sekali minum.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================