Apakah Aman Membeli Daging Kemasan yang Menggembung? Begini Penjelasan Ahli

Daging
Ilustrasi Daging Kemasan. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Bagi sebagian orang, berbelanja daging di supermarket terasa lebih aman dan higienis dibandingkan di pasar tradisional. Daging biasanya dibungkus rapi dalam plastik, membuatnya terlihat praktis dan bersih.

Namun, tak jarang kita menemukan kemasan daging yang menggembung, dan hal ini sering menimbulkan pertanyaan: apakah daging tersebut masih aman dikonsumsi?

Melansir Delish, ada beberapa alasan mengapa kemasan daging bisa menggembung. Salah satunya berasal dari proses pengemasan itu sendiri.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

Mengapa Kemasan Daging Bisa Menggembung?

Menurut ahli pangan Jessica Gavin, supermarket umumnya menggunakan metode pengemasan khusus untuk memperlambat kerusakan akibat paparan oksigen.

Metode ini bertujuan untuk:

  • Menghambat pertumbuhan mikroba
  • Mengurangi proses oksidasi
  • Menjaga kesegaran
  • Men mempertahankan warna daging agar tetap menarik

Karena proses pengemasan ini, kemasan bisa tampak sedikit menggembung, dan hal tersebut masih dianggap wajar.

Namun, kembung yang berlebihan justru menjadi tanda bahaya.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Menguat, Naik Rp11.000 per Gram pada Perdagangan 5 Juni 2026

Gavin menjelaskan bahwa kemasan yang terlalu menggembung dapat mengindikasikan adanya pembusukan mikroba. Bakteri tertentu menghasilkan gas saat berkembang biak, sehingga mendorong plastik hingga tampak menggembung.

Ia juga menambahkan bahwa daging dengan kandungan lemak tak jenuh tinggi atau pH tinggi lebih cepat rusak, sehingga sebaiknya menggunakan kemasan vakum untuk menghilangkan oksigen sepenuhnya.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================