
BOGORTODAY.COM – Minyak zaitun selama ini dikenal sebagai bahan menumis dan salad dressing yang sehat.
Namun, minyak yang berasal dari ekstrak buah zaitun matang ini juga bisa dikonsumsi langsung dalam keadaan mentah.
Bahkan, kebiasaan minum sesendok minyak zaitun setiap hari menawarkan manfaat penting untuk kesehatan tubuh, terutama pencernaan.
Di pasaran, minyak zaitun tersedia dalam beberapa tingkatan kualitas. Extra Virgin Olive Oil (EVOO) merupakan kualitas paling murni dengan kandungan antioksidan dan nutrisi paling tinggi, sehingga paling direkomendasikan untuk konsumsi langsung.
Minyak Zaitun sebagai Pencahar Alami
Dikutip dari Very Well Health (22/10/2025), minum 1 sendok teh (sdt) hingga 1 sendok makan (sdm) minyak zaitun terbukti membantu meredakan konstipasi. Minyak zaitun bekerja sebagai pencahar alami melalui dua mekanisme utama:
- Melumasi sistem pencernaan
Minyak zaitun membantu merangsang pergerakan usus dengan melumasi saluran cerna sehingga feses yang mengeras lebih mudah keluar. - Melunakkan feses
Konsumsi minyak zaitun membuat tekstur feses menjadi lebih lembut dan mudah dikeluarkan.
Penelitian pada hewan juga menemukan bahwa asam oleat, yaitu asam lemak utama dalam minyak zaitun, dapat memperkuat fungsi penghalang usus dan meningkatkan jumlah bakteri baik seperti Bifidobacteria.
Kondisi ini mendukung pencernaan lebih sehat dalam jangka panjang sekaligus membantu mencegah sembelit.
Cara Konsumsi Minyak Zaitun untuk Atasi Sembelit
Hingga kini belum ada dosis baku untuk penggunaan minyak zaitun sebagai pereda konstipasi. Namun beberapa penelitian menyimpulkan:
- Minyak zaitun paling efektif diminum saat perut kosong.
- 1 sendok makan (sdm) minyak zaitun di pagi hari dapat membantu merangsang buang air besar.
- Untuk permulaan, beberapa penelitian merekomendasikan 4 ml (sekitar 3/4 sdt) sebagai dosis efektif.
Waktu kerja minyak zaitun berbeda tiap individu. Ada yang merasakan efeknya cepat, sehingga disarankan tetap berada dekat toilet jika pertama kali mencoba.
Siapa yang Tidak Dianjurkan Minum Minyak Zaitun?
Meski tergolong aman bagi orang dewasa sehat, konsumsi minyak zaitun sebaiknya tetap berada di bawah pengawasan tenaga medis, terutama bila sembelit tidak kunjung membaik atau muncul gejala lebih parah.
Beberapa kelompok yang tidak dianjurkan mengonsumsi minyak zaitun langsung adalah:
- Bayi dan anak-anak
- Individu yang harus membatasi asupan lemak harian
- Orang dengan alergi buah zaitun atau minyak zaitun
Jika digunakan dengan benar, minyak zaitun bisa menjadi solusi alami yang efektif untuk membantu melancarkan pencernaan.
Namun, pastikan untuk memantau respons tubuh dan konsultasikan dengan dokter bila keluhan berlanjut.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















