Meneladani Pahlawan: Makna Ziarah dan Semangat Juang 10 November

“Ziarahlah kubur, karena ia dapat melembutkan hati, meneteskan air mata, dan mengingatkan akhirat.”
(HR Hakim)

Rasulullah SAW bahkan pernah berziarah ke makam ibunya. Dalam riwayat Muslim disebutkan:

“Aku meminta izin kepada Tuhanku untuk memohonkan ampun bagi ibuku, namun tidak diizinkan. Lalu aku meminta izin untuk berziarah ke kuburnya, dan diizinkan.”
(HR Muslim)

Riwayat Ibnu Majah juga menyebutkan bahwa ziarah kubur dapat membuat seseorang zuhud terhadap dunia dan mengingat akhirat. Berdasarkan kumpulan riwayat ini, Imam Al-Qurtubi menyimpulkan bahwa ziarah kubur merupakan amalan yang diperbolehkan dan dianjurkan.

Hukum Ziarah ke Makam Pahlawan dalam Islam

Menurut penjelasan Ahmad Karomi (Gus Karomi) di laman NU Jatim, ziarah kubur kepada orang-orang saleh, termasuk makam para pahlawan, hukumnya boleh. Rasulullah SAW sendiri pernah berziarah ke pemakaman Baqi’, tempat dimakamkannya para sahabat dan pejuang Islam, untuk mendoakan mereka.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW:

“Tuhanmu memerintahkanmu agar mendatangi ahli kubur Baqi’ agar engkau memintakan ampunan buat mereka.”
(HR Muslim)

Karena itu, mengunjungi makam pahlawan Muslim untuk mendoakan mereka agar mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah merupakan amalan yang terpuji.

Adab yang Harus Dijaga Saat Ziarah Kubur

Mengutip Panduan Praktis Wisata Religi Ziarah Makam Wali karya Adnan Widodo, Lc, ada beberapa adab dan larangan yang perlu diperhatikan saat ziarah:

  • Tidak berkata kotor atau batil.
  • Tidak mengusap-usap permukaan kuburan.
  • Tidak mencium kuburan.
  • Tidak duduk di atas kuburan.
  • Tidak menginjak kuburan kecuali dalam keadaan darurat.
  • Tidak bersandar pada makam.
BACA JUGA :  Kanker Payudara pada Pria: Jarang, tapi Nyata dan Sama Berbahayanya

Menjaga adab ini penting agar ziarah tetap sesuai dengan syariat dan penuh penghormatan.

Peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting untuk merefleksikan kembali makna pengorbanan dan keberanian.

Melalui ziarah, doa, serta teladan nilai perjuangan, generasi kini diajak untuk terus melanjutkan estafet perjuangan para pahlawan dalam membangun bangsa.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================