
“Negara memberi kompensasi, tapi itu bukan ukuran. Nilainya mungkin kecil, tapi maknanya besar karena menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pahlawan bangsa,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang telah menetapkan dua jebolan PETA sebagai Pahlawan Nasional.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dari sepuluh tokoh yang dianugerahi gelar tahun ini, dua di antaranya adalah jebolan PETA. Ini kebanggaan bagi kami,” ucapnya.
Lebih lanjut, Tinton mengajak pemerintah daerah, khususnya Kota Bogor, untuk memperkuat pendidikan sejarah melalui kunjungan pelajar ke Monumen dan Museum Pembela Tanah Air (PETA) di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor.
“Saya berharap Walikota bisa mendorong agar SD, SMP, dan SMA menjadikan museum PETA sebagai bagian dari kegiatan belajar sejarah,” tuturnya.
Tinton menutup sambutannya dengan rasa syukur dan haru atas perjalanan panjang perjuangan dua tokoh besar tersebut.
“Pertemuan ini sangat berkesan bagi saya. Rasanya seperti mimpi bisa melihat dua jebolan PETA, Jenderal Soeharto dan Jenderal Sarwo Edhie, akhirnya mendapat pengakuan sebagai Pahlawan Nasional,” pungkasnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















