
Jasad AH pertama kali ditemukan oleh sejumlah temannya yang hendak memancing di lokasi tersebut. Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga.
Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan resmi terkait penolakan otopsi.
“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi,” ungkap Maman.
Menyikapi kejadian ini, Maman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area yang berpotensi bahaya.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area saluran air atau lokasi rawan lainnya,” tutupnya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















