Kenali Ciri Kerusakan Saraf Mata, Penyebab, dan Pengobatannya

mata
Kenali Ciri Kerusakan Saraf Mata, Penyebab, dan Pengobatannya. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Mata adalah organ penglihatan pada manusia dan hewan yang berfungsi untuk melihat. Pada manusia, mata terhubung dengan beberapa saraf penting yang berperan dalam proses penglihatan.

Saraf utama tersebut adalah saraf optik (nervus opticus), yang berfungsi membawa informasi visual dari retina menuju otak untuk diterjemahkan menjadi gambar yang dapat dikenali.

Oleh karena itu, keluhan seperti mata terasa sakit dan penglihatan mendadak kabur tidak boleh disepelekan.

Kondisi tersebut bisa menjadi salah satu tanda adanya kerusakan saraf mata yang memerlukan penanganan medis.

BACA JUGA :  Kenapa Banyak Orang Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Pentingnya Menjaga Kesehatan Saraf Mata

Saraf optik memiliki peran vital dalam sistem penglihatan. Jika saraf ini mengalami gangguan atau kerusakan, kemampuan melihat dapat menurun secara signifikan, bahkan berisiko menyebabkan kebutaan.

Sayangnya, kerusakan saraf mata dapat terjadi akibat berbagai faktor, mulai dari peradangan, infeksi, hingga penyakit sistemik tertentu.

Ketika saraf mata rusak, penderita akan mengalami sejumlah keluhan, salah satunya adalah nyeri pada mata.

Untuk memahami kondisi ini lebih jauh, berikut penjelasan mengenai ciri, penyebab, dan pengobatan kerusakan saraf mata.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

Ciri Kerusakan Saraf Mata

Melansir dari Mayo Clinic, kerusakan saraf mata dikenal dengan istilah neuritis optik, yaitu kondisi ketika peradangan merusak saraf optik yang berfungsi mengirimkan informasi visual dari mata ke otak.

Gejala neuritis optik umumnya meliputi nyeri saat mata digerakkan serta gangguan penglihatan sementara, terutama pada satu mata.

Kondisi ini juga dapat menjadi tanda awal sklerosis multipel (multiple sclerosis/MS), yakni penyakit yang menyebabkan peradangan dan kerusakan saraf di otak dan saraf optik.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================