Oknum Guru SDN Pajeleran 01 Bogor Didemo Wali Murid Gara-Gara Dugaan Pungli

Para wali murid kelas IV E SDN Pajeleran 01 membentangkan spanduk bertuliskan "Selamatkan Pendidikan Indonesia dari Guru Perusak" saat menyampaikan laporan dugaan pungutan liar dan diskriminasi di sekolah tersebut, Senin (15/12/2025). Foto : bogortoday.com/Rifki Ramadhan.

BOGORTODAY.COM – Sejumlah wali murid mendatangi SDN Pajeleran 01, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (15/12/2025). Kedatangan mereka untuk menuntut tindak lanjut dugaan pungutan liar (pungli) dan diskriminasi yang dilakukan oknum guru di sekolah tersebut.

Koordinator wali murid kelas IV E, Sinta, menyampaikan, guru sekaligus wali kelas IV E memungut uang kas kepada siswa tanpa sepengetahuan kepala sekolah. Pungutan itu dilakukan setiap hari dengan metode perlombaan.

BACA JUGA :  Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Diupayakan Damai, Pertemuan Dijadwalkan Juli 2026

“Kas yang anak itu diminta setiap hari soalnya. Setiap hari,” kata Sinta.

Menurut Sinta, guru tersebut mengadakan perlombaan pengumpulan uang kas antara siswa laki-laki dan perempuan. Kelompok yang mengumpulkan uang lebih banyak diperbolehkan pulang lebih dahulu.

Metode tersebut berdampak buruk pada perilaku siswa. Sinta menuturkan, salah seorang siswa sampai mencuri uang orang tuanya sendiri agar bisa menang dan pulang duluan.

BACA JUGA :  Jaro Ade Resmi Buka Turnamen Golf Bergengsi HJB ke-544 di Gunung Putri

“Hal ini benar-benar perilaku yang merusak dan harus dihentikan,” ungkapnya.

Selain pungutan liar, Sinta juga menyebut oknum guru berinisial S itu diduga mendiskriminasi siswa yang tidak mengikuti program les pribadinya. Siswa yang tidak ikut les mendapat nilai rendah, bahkan ada yang memperoleh nilai 0, 1, 2, hingga 3.

“Anak saya sendiri yang tidak pernah dapat nilai lima, dapat nilai lima,” terangnya.

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================