Ubi Ungu, Apakah Aman untuk Penderita Diabetes? Ini Penjelasannya

Ubi Ungu
Ilustrasi Ubi Ungu. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Ubi ungu kerap dianggap sebagai makanan sehat karena kaya nutrisi dan memiliki warna alami yang menarik. Namun, bagi penderita diabetes, konsumsi ubi ungu tetap perlu diperhatikan karena kandungan karbohidrat dan gula alaminya dapat memengaruhi kadar gula darah.

Ubi ungu memang mengandung berbagai zat gizi penting yang bermanfaat bagi kesehatan. Lantas, apakah ubi ungu aman dikonsumsi oleh penderita diabetes?

Bagi penderita diabetes, memilih makanan yang tepat merupakan langkah penting untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Tidak hanya jenis makanan yang perlu diperhatikan, tetapi juga porsi konsumsi, cara pengolahan, hingga kandungan gizi di dalamnya.

Apakah Ubi Ungu Aman bagi Penderita Diabetes?

Ubi ungu pada dasarnya aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, bahkan dapat memberikan manfaat kesehatan, selama dikonsumsi dalam porsi yang wajar dan diolah dengan cara yang tepat.

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah memilih metode memasak dengan indeks glikemik (IG) rendah, seperti direbus atau dikukus. Metode ini membantu mencegah lonjakan gula darah yang terlalu cepat.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Revitalisasi 5 Balai Benih Ikan, Siap Genjot Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor

Saat merebus atau mengukus ubi ungu, sebaiknya kulit tidak dibuang karena mengandung serat yang tinggi. Serat berperan penting dalam memperlambat penyerapan glukosa ke dalam darah. Porsi konsumsi yang disarankan adalah sekitar setengah cangkir ubi matang per makan, serta dikombinasikan dengan sumber protein dan sayuran agar kadar gula darah lebih stabil.

Jika penderita diabetes merasa kesulitan mengatur porsi atau pola makan, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sangat dianjurkan untuk mendapatkan panduan yang sesuai.

Kandungan Gizi Ubi Ungu

Dilansir dari laman Very Well Health, ubi ungu merupakan sumber karbohidrat yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah. Namun, nilai indeks glikemiknya dapat berbeda-beda tergantung pada cara pengolahannya, sehingga dampaknya terhadap gula darah tidak selalu sama.

Ubi ungu yang direbus atau dikukus cenderung memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan ubi yang dipanggang atau digoreng, yang justru dapat meningkatkan IG. Mengukus ubi tanpa mengupas kulitnya dapat membantu mempertahankan kandungan serat, sementara penambahan lemak sehat seperti minyak zaitun dapat memperlambat lonjakan gula darah.

BACA JUGA :  Resep Bihun Ayam Rebus Kuah Gurih, Cocok Dinikmati Saat Cuaca Dingin

Menurut American Diabetes Association, porsi makanan berkarbohidrat seperti ubi sebaiknya tidak lebih dari seperempat bagian piring, atau sekitar setengah cangkir ubi matang dalam sekali makan.

Selain karbohidrat, ubi ungu juga mengandung berbagai nutrisi penting, seperti vitamin C, vitamin A, vitamin B6, serat, magnesium, dan zinc yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Cara Mengolah Ubi Ungu agar Aman untuk Diabetes

Metode pengolahan sangat berpengaruh terhadap respons gula darah. Cara memasak ubi ungu yang paling direkomendasikan untuk penderita diabetes adalah dengan merebus atau mengukusnya. Sebaliknya, ubi yang digoreng atau dipanggang sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan indeks glikemik dan kadar lemak.

Selain itu, menambahkan sedikit lemak sehat seperti minyak zaitun atau mengonsumsinya bersama lauk berprotein dapat membantu memperlambat kenaikan gula darah.

Dengan pengolahan dan porsi yang tepat, ubi ungu dapat menjadi pilihan makanan sehat yang aman dan bermanfaat bagi penderita diabetes.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================