
“Ya, jadi tadi kita menerima teman-teman koperasi, pemilik, pengusaha, dan sopir angkot. Pada dasarnya, kita menampung segala keluh kesah terkait beberapa program dan masa depan angkot di Kota Bogor,” ujar Eko.
Ia menjelaskan bahwa seluruh catatan aspirasi tersebut akan dihimpun dan disampaikan kepada pimpinan daerah, yakni Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah, untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.
Menjelang sore, aparat berhasil membuka kembali akses Jalan Juanda setelah massa kembali ke halaman Balai Kota untuk melanjutkan audiensi. Lalu lintas di kawasan tersebut berangsur normal pada sekitar pukul 15.30 WIB.
Perwakilan sopir angkot menyatakan akan kembali melakukan aksi jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti, termasuk penghentian sementara kebijakan penghapusan angkot tua sampai program peremajaan transportasi dapat terlaksana secara merata.
Pemerintah Kota Bogor berharap seluruh proses dialog dapat meredakan ketegangan dan menghindari aksi serupa, serta mengajak seluruh pihak menjaga kondusivitas pusat kota demi pelayanan publik.
Penulis: (EAP)
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















