BOGORTODAY.COM – Rekayasa ganjil genap di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dihapus selama libur Natal dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan sejumlah unsur terkait dalam rapat koordinasi lintas sektor untuk Operasi Lilin Lodaya 2025.
Kepala Bagian Operasional Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto mengatakan, peniadaan ganjil genap bertujuan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang berlibur ke kawasan Puncak.
“Hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektor (Rakor Linsek), sementara untuk Operasi Lilin Lodaya 2025, ganjil genap kita tiadakan,” ujar Ardian, Kamis (25/12/2025).
Sebagai gantinya, Satlantas Polres Bogor akan menerapkan sistem rekayasa lalu lintas berbasis data untuk mengurai kemacetan. Skema one way akan diberlakukan secara dinamis mengikuti volume kendaraan yang tercatat secara real time.
Ardian menjelaskan, jika data pada pukul 06.00 menunjukkan volume kendaraan melebihi 2.900 unit, petugas akan segera memberlakukan one way arah naik. Skema tersebut kemudian dinormalisasi pada pukul 08.00 dan dapat diberlakukan kembali jika volume kendaraan meningkat pada pukul 09.00.
“Bagaimana data itu naik, maka langsung persiapan one way. Jadi bisa satu atau dua kali one way dalam sehari,” katanya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















