
Sebagai gantinya, perbanyak asupan protein yang berperan penting dalam pembentukan jaringan baru. Selain itu, konsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil serta meningkatkan daya tahan tubuh.
- Rutin Berolahraga
Aktivitas fisik secara teratur membantu meningkatkan sensitivitas insulin sehingga kadar gula darah lebih terkontrol. Dengan sirkulasi darah yang lebih baik, proses penyembuhan luka pun dapat berlangsung lebih optimal.
Namun, pilih jenis olahraga yang aman dan tidak memberikan tekanan berlebih pada area luka, seperti senam ringan atau jalan santai.
- Periksakan Luka ke Tenaga Medis
Jika luka tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter. Penanganan medis diperlukan untuk membersihkan jaringan mati (nekrosis) yang dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri.
Penanganan dini dapat mencegah infeksi yang lebih parah dan mengurangi risiko komplikasi serius, termasuk amputasi.
Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, luka akibat diabetes dapat sembuh lebih cepat dan risiko komplikasi bisa diminimalkan.
Selalu jaga kadar gula darah tetap stabil dan jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga medis bila muncul tanda-tanda infeksi.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















