BOGORTODAY.COM – Sholat merupakan ibadah paling utama dalam Islam dan menjadi tolok ukur diterima atau tidaknya amal seorang hamba.
Bahkan, sholat adalah amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat. Namun demikian, tidak semua sholat yang dikerjakan otomatis diterima oleh Allah SWT.
Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa ada beberapa golongan manusia yang sholatnya tidak diterima, meskipun secara lahiriah mereka telah menunaikannya. Mengutip buku Ternyata Kita Tak Pantas Masuk Surga karya H. Ahmad Zacky El-Syafa, sholat yang tidak diterima bukan berarti gugur kewajiban secara fikih.
Sholat tersebut tetap sah dan tidak perlu diulang, tetapi tidak bernilai pahala dan tidak mampu mencegah pelakunya dari perbuatan keji dan mungkar.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-‘Ankabut ayat 45:
“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.”
Ayat ini menegaskan bahwa sholat yang diterima seharusnya berdampak nyata dalam perilaku sehari-hari.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















