BOGORTODAY.COM – Asam lambung yang naik ke kerongkongan sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman berupa heartburn atau sensasi terbakar di dada. Kondisi ini umum dialami oleh penderita refluks asam atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).
Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), rasa sakit akibat heartburn biasanya dimulai dari belakang tulang dada dan dapat menjalar hingga ke tenggorokan.
Kondisi ini kerap dipicu oleh kebiasaan makan dalam porsi besar, terutama pada malam hari, konsumsi makanan tinggi lemak, serta minuman bersoda dan berkafein.
Refluks asam terjadi ketika asam lambung naik terlalu tinggi ke sistem pencernaan. Dalam kondisi normal, gravitasi dan kerja katup lambung menjaga asam tetap berada di perut.
Namun, jika mekanisme ini terganggu, asam dapat naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi. Tak jarang, gejala GERD juga memicu kecemasan sehingga perlu penanganan menyeluruh, baik fisik maupun mental.
Lalu, ketika asam lambung naik harus apa? Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk meredakan keluhan tersebut.
- Minum Larutan Soda Kue dan Air
Soda kue atau baking soda dapat membantu menetralkan asam lambung. Caranya, larutkan 1 sendok teh baking soda ke dalam segelas air, lalu minum perlahan.
Namun, cara ini tidak disarankan dilakukan terlalu sering. Penggunaan soda kue yang berlebihan dapat menimbulkan efek samping tertentu. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan keamanannya.
- Konsumsi Suplemen Licorice
Akar licorice merupakan herbal tradisional yang dipercaya membantu meredakan heartburn. Licorice dapat meningkatkan lapisan lendir pada kerongkongan sehingga melindunginya dari iritasi akibat asam lambung.
Meski demikian, konsumsi licorice berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, menurunkan kadar kalium, serta berinteraksi dengan obat tertentu. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya.
- Minum Cuka Sari Apel yang Diencerkan
Sebagian orang menggunakan cuka sari apel untuk mengatasi gangguan pencernaan. Meski manfaatnya belum terbukti secara ilmiah, mengonsumsi sedikit cuka sari apel yang telah diencerkan umumnya dianggap aman.
Campurkan 1 sendok teh hingga 1 sendok makan cuka sari apel ke dalam 237 ml air dan minum setelah makan. Hindari mengonsumsi cuka sari apel dalam kondisi murni atau berlebihan karena dapat merusak gigi dan mengiritasi tenggorokan.
- Mengunyah Permen Karet
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengunyah permen karet bebas gula selama 30 menit setelah makan dapat membantu mengurangi heartburn. Produksi air liur yang meningkat dapat membantu menetralkan dan membersihkan asam dari kerongkongan.
Namun, pada sebagian orang, metode ini justru bisa memperburuk gejala. Perhatikan reaksi tubuh dan konsultasikan dengan dokter jika ragu.
- Melonggarkan Pakaian
Pakaian yang terlalu ketat dapat menekan perut dan memicu naiknya asam lambung. Jika heartburn muncul, segera longgarkan ikat pinggang, celana, atau pakaian yang menekan area perut.
- Perbaiki Postur Tubuh
Postur tubuh yang membungkuk dapat meningkatkan tekanan pada lambung. Duduklah dengan posisi lebih tegak dan gunakan sandaran atau bantal jika diperlukan. Posisi ini membantu mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.
- Tinggikan Posisi Tubuh Saat Duduk atau Tidur
Berbaring datar dapat memperparah heartburn. Saat duduk atau beristirahat, usahakan tubuh bagian atas sedikit terangkat. Untuk tidur, menaikkan posisi tubuh dari pinggang ke atas lebih efektif dibanding hanya menambah bantal di kepala.
- Hindari Asap Rokok
Merokok diketahui dapat melemahkan katup antara lambung dan kerongkongan, sehingga memicu refluks asam. Jika sedang mengalami heartburn, sebaiknya hindari merokok atau paparan asap rokok.
- Minum Air Jahe Hangat
Jahe dikenal mampu meredakan mual dan dipercaya membantu mengurangi gejala heartburn akibat GERD. Konsumsilah air jahe hangat dengan rasa yang tidak terlalu pedas agar tidak memperparah iritasi lambung.
Ketika asam lambung naik, langkah-langkah sederhana seperti memperbaiki postur, mengatur pola makan, hingga mengonsumsi minuman tertentu dapat membantu meredakan gejala.
Namun, jika keluhan sering kambuh atau semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Menjaga gaya hidup sehat tetap menjadi kunci utama dalam mengendalikan asam lambung agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















