Pakar Kedokteran: Superflu Hanya Sebutan Populer, Bukan Jenis Penyakit Baru

“Sejak pertengahan Desember 2025, jumlah kasus telah mencapai titik datar dan menurun stabil. Tingkat positivitas tes mingguan pun turun menjadi sekitar 4 persen,” paparnya.

Vaksinasi Sebagai Benteng Utama

Sebagai langkah pencegahan, Dr. Desdiani menekankan bahwa vaksinasi tetap menjadi cara paling efektif. Vaksin flu terbukti mampu menurunkan risiko rawat inap hingga 70–75 persen pada anak dan 30–40 persen pada orang dewasa.

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Siapkan Beasiswa untuk 17.000 Siswa Kurang Mampu

Selain vaksin, ia juga mengimbau masyarakat untuk:

  • Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
  • Menggunakan masker saat merasa sakit.
  • Menjaga etika batuk dan rutin mencuci tangan.

Kelompok Berisiko Tinggi

Meskipun sebagian besar kasus flu dapat sembuh dengan sendirinya, kewaspadaan tinggi tetap diperlukan bagi kelompok rentan.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

“Komplikasi serius dapat terjadi terutama pada anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita penyakit kronis, dan tenaga kesehatan. Anak-anak rentan karena interaksi tinggi di sekolah, sementara lansia berisiko tinggi karena adanya penyakit penyerta,” tutupnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Aditya Nugraha

Sumber : ipb.ac.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================