
Tri juga mengimbau masyarakat untuk segera mencari moda transportasi alternatif mulai Kamis pagi hingga aksi berakhir.
Menanggapi rencana aksi tersebut, Polresta Bogor Kota telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran lalu lintas. Kabag Ops Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, menyatakan bahwa rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan secara situasional di sekitar Balai Kota.
“Pengalihan arus akan dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan apabila terjadi kepadatan,” kata Iptu Lukito.
Guna meminimalkan dampak bagi warga, pihak kepolisian telah menyiapkan armada bantuan untuk membantu mobilitas masyarakat yang terlantar akibat mogok massal angkot tersebut. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dishub dan Pemkot Bogor untuk langkah mitigasi lebih lanjut.
Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan Jalan Ir. H. Djuanda dan memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari kemacetan selama aksi berlangsung.
Aksi ini merupakan puncak dari keresahan pengusaha angkot terkait kebijakan pembatasan usia teknis 20 tahun. Sebelumnya, permohonan audiensi yang diajukan para pengusaha kepada Pemkot Bogor sejak awal Januari 2026 dikabarkan belum mendapatkan respon.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














