Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Sungai Cisadane Ditemukan 1,7 KM dari Titik Awal

Tim Gabungan Temukan Korban Hanyut di Sungai Cisadane Setelah 15 Jam. Foto: Ist

BOGORTODAY.COM – Setelah proses pencarian intensif selama kurang lebih 15 jam, MD (8), bocah yang dilaporkan hanyut di Sungai Cisadane, Kota Bogor, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan, pada Rabu (4/2/2026) pagi.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak sekitar 1,7 kilometer dari titik awal kejadian. Jasad korban berhasil dievakuasi di area sebelum Jembatan Darul Quran, setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat mandi bersama kakaknya pada Selasa sore.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, yang memantau langsung proses penanganan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari BPBD Kota Bogor, Dinas Pemadam Kebakaran, relawan, hingga warga sekitar.

BACA JUGA :  Rambut Cepat Lepek? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

“Saya berterima kasih kepada seluruh relawan dan tim gabungan yang telah bekerja keras sejak kemarin sore sekitar pukul 16.00 WIB hingga akhirnya pagi ini almarhum berhasil ditemukan,” ujar Jenal saat memberikan keterangan di lokasi.

Atas nama Pemerintah Kota Bogor, Jenal juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. “Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi ujian ini,” tambahnya.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi warga Bogor. Jenal mengungkapkan keprihatinannya karena dalam kurun waktu satu minggu terakhir, tercatat sudah ada dua kejadian korban tenggelam di Sungai Cisadane.

BACA JUGA :  Telan Anggaran Rp5,5 Miliar, Perbaikan Tebing Longsor Kebon Pedes Mulai Digarap Siang Malam

“Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua. Kami mengimbau para orang tua untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat mereka beraktivitas di sekitar aliran sungai agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Jenal menekankan bahwa kecepatan penanganan bencana di Kota Bogor sangat bergantung pada kolaborasi antarinstansi dan relawan.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran para relawan, baik dari Kota maupun Kabupaten Bogor, yang bersinergi dengan BPBD dan Damkar. Kolaborasi kemanusiaan seperti ini sangat luar biasa manfaatnya dan harus terus kita jaga,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================