
Tak hanya pada aspek sistem, penguatan tata kelola juga dilakukan melalui peningkatan kualitas sumber daya aparatur. Pada tahun 2025, Pemkab Bogor melakukan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara bertahap, yang ditempatkan pada sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan teknis lainnya. Penambahan aparatur ini diharapkan memperkuat kapasitas birokrasi dalam memberikan layanan yang cepat dan responsif.
Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi melantik 9.687 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, di Lapangan Panahan Stadion pakansari, Cibinong, Jumat (14/11/2025). Pelantikan PPPK paruh waktu ini menjadi yang terbesar di tingkat kabupaten/ kota se-Indonesia.
Rudy menjelaskan, pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan implementasi kebijakan nasional tahun 2026. Sesuai arahan Badan Kepegawaian Nasional (BKN), pegawai paruh waktu akan diangkat sebagai PPPK.
Sejalan dengan itu, transformasi digital pemerintahan terus dipercepat. Jaringan intra pemerintah kini telah menjangkau seluruh kecamatan, termasuk wilayah terluar seperti Cariu hingga Jasinga. Integrasi sistem berbasis digital tersebut memungkinkan koordinasi lintas perangkat daerah berjalan lebih efektif serta mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Alhasil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Innovative Government Award (IGA) tahun 2025 sebagai Kabupaten Terinovatif. Ini merupakan penghargaan IGA Award ke sembilan yang diraih Pemkab Bogor secara berturut-turut setiap tahun.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menambahkan bahwa Kabupaten Bogor kembali masuk dalam jajaran kabupaten terinovatif, ditetapkan langsung sebagai 10 besar daerah dengan inovasi terbaik se-Indonesia.
“IGA bukan sekadar kompetisi, tetapi momentum memperkuat budaya inovasi pelayanan kepada masyarakat di lingkungan Pemkab Bogor. Alhamdulillah Kabupaten Bogor hampir tidak pernah absen dalam ajang ini,” tandas Ajat.
Upaya Bupati dan Wakil Bupati Bogor memperkuat Integritas dan Transformasi Birokrasi mendapat respon positif dari masyarakat. Lembaga Studi Visi Nusantara merilis srvey tingkat kepuasan masyarakat Kabupaten Bogor terhadap 1 tahun kinerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor. Dan persepsi masyarakat Kabupaten Bogor terhadap 1 tahun pemerintahan Rudy Susmanto – Ade Ruhandi.
Pengamat Kebijakan Politik Sosial dan Kebijakan Publik, Yusfitiadi menuturkan, hasil survey menunjukan bahwa secara umum tingkat kepuasan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Bogor dalam satu tahun pertama tergolong tinggi dengan rata-rata 83,29%.
“Survei kali ini lebih komprehensif dengan mencakup 16 indikator kinerja, program prioritas, hingga efektivitas komunikasi publik. Pemerintahan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi berhasil membangun persepsi positif,” kata Yusfitriadi.
Ia menyampaikan, secara umum, survei ini menunjukkan fondasi pemerintahan cukup kuat dalam satu tahun pertama. Penguatan sektor ekonomi, pertanian, ketenagakerjaan, serta tata kelola hukum menjadi kunci untuk meningkatkan tingkat kepuasan masyarakat secara lebih merata di tahun berikutnya.
Dengan capaian WTP yang diraih kembali serta penguatan integritas dan transformasi digital yang terus berjalan, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang profesional, bersih, dan berorientasi pada hasil. Digitalisasi juga menjadi bagian dari strategi transparansi, di mana masyarakat dapat mengakses berbagai informasi layanan dan administrasi secara lebih terbuka.
Langkah ini memperkuat prinsip good governance sekaligus membangun budaya birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Tata kelola yang kuat diharapkan menjadi pilar utama dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















