Cara Menghilangkan Lendir di Tenggorokan dan Paru-paru, dari Alami hingga Obat

Lendir
Cara Menghilangkan Lendir di Tenggorokan dan Paru-paru, dari Alami hingga Obat. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Lendir di tenggorokan dan paru-paru kerap muncul saat pilek, flu, atau infeksi saluran pernapasan. Meski sebenarnya berfungsi sebagai bagian dari sistem pertahanan tubuh, produksi lendir yang berlebihan bisa memicu batuk terus-menerus, rasa sesak, hingga nyeri dada.

Dalam kondisi tertentu, penumpukan lendir juga berisiko meningkatkan infeksi lanjutan seperti pneumonia.

Melansir Cleveland Clinic, lendir bertindak sebagai “perisai” yang membantu menangkap kuman berbahaya (patogen), sekaligus tetap memungkinkan oksigen dan nutrisi masuk ke dalam tubuh.

Namun, ketika lendir menjadi terlalu kental dan sulit dikeluarkan, ia dapat menyumbat saluran napas serta memperparah peradangan.

Sementara itu, menurut Verywell Health, pada penderita penyakit paru kronis seperti bronkitis kronis atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), pengelolaan lendir merupakan bagian penting dari terapi jangka panjang.

Berikut sejumlah cara menghilangkan lendir di tenggorokan dan paru-paru yang bisa dicoba:

  1. Perbanyak Minum Cairan Hangat
BACA JUGA :  Charger Ponsel Dibiarkan Tercolok Terus di Stopkontak, Amankah? Ini Penjelasannya

Cairan hangat membantu mengencerkan lendir yang kental sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui batuk. Pilihannya antara lain:

  • Teh hangat
  • Kaldu
  • Air hangat dengan perasan lemon

Teh hijau juga mengandung antioksidan yang berpotensi membantu mengurangi peradangan saluran napas, meski efektivitasnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

  1. Menghirup Udara Lembap

Mengutip Health, udara lembap dapat membantu melonggarkan lendir di paru-paru.

Beberapa cara yang bisa dilakukan:

  • Menggunakan humidifier
  • Menghirup uap air hangat
  • Mandi air hangat
  • Duduk di kamar mandi dengan pancuran menyala

Uap membantu membuka saluran napas dan memudahkan lendir keluar saat batuk.

  1. Konsumsi Bahan Herbal

Beberapa bahan herbal memiliki sifat antiinflamasi, seperti:

  • Jahe: membantu meredakan iritasi tenggorokan.
  • Kunyit: kandungan kurkumin berpotensi menekan peradangan.
  • Bawang putih: dalam studi laboratorium hewan, senyawa aktifnya menunjukkan kemampuan mengurangi produksi lendir.
BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

Namun, bukti klinis pada manusia masih terbatas sehingga penggunaannya sebaiknya sebagai pendamping, bukan pengganti terapi medis.

  1. Gunakan Minyak Esensial

Minyak peppermint (mentol) dan eucalyptus kerap digunakan untuk membantu pernapasan terasa lebih lega.

  • Mentol memberikan sensasi sejuk dan membantu mengurangi rasa tersumbat.
  • Eucalyptus sering ditemukan dalam balsem atau produk pelega napas.

Minyak esensial dapat digunakan dengan cara dihirup sebagai uap atau dioleskan pada dada (harus diencerkan terlebih dahulu). Penting diingat, minyak esensial tidak boleh diminum langsung karena dapat berbahaya, terutama eucalyptus murni.

  1. Berkumur dengan Air Garam

Melansir Healthline, berkumur dengan air garam hangat dapat membantu melonggarkan dan mengencerkan lendir di tenggorokan.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================