Lawan Malas karena AI: Strategi Mendikdasmen Gabungkan Teknologi Digital dan Menulis Tangan

Mendikdasmen
Lawan Malas karena AI: Strategi Mendikdasmen Gabungkan Teknologi Digital dan Menulis Tangan. (Foto: detikcom)

BOGORTODAY.COM – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa adopsi mata pelajaran Artificial Intelligence (AI) di sekolah tidak akan membuat siswa menjadi manja atau malas.

Pemerintah telah menyiapkan strategi khusus untuk memastikan teknologi menjadi alat bantu belajar, bukan pengganti proses berpikir siswa.

BACA JUGA :  Rusia Pertimbangkan Bebas Visa untuk WNI, Peluang Baru bagi Wisatawan Indonesia

Harmonisasi Teknologi Modern dan Metode Konvensional

Di tengah gempuran digitalisasi, Abdul Mu’ti menyatakan bahwa kuncinya terletak pada kombinasi metode. Meskipun ruang kelas akan dilengkapi dengan perangkat canggih seperti Interactive Flat Panel (IFP) atau papan tulis pintar, metode pengajaran tradisional tidak akan ditinggalkan begitu saja.

BACA JUGA :  KaBOGORFEST 2026 Jadi Magnet HJB ke-544, Ribuan Warga Padati Stadion Pakansari

“Kami akan memadukan kecanggihan teknologi dengan model pembelajaran konvensional untuk menjaga keseimbangan proses belajar anak,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta (13/3/2026).

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================