Bolehkah Minum Air Es Saat Demam? Ini Penjelasan Lengkapnya

BOGORTODAY.COM – Saat mengalami demam, banyak orang langsung ingin minum air es untuk meredakan rasa panas. Sensasi dingin memang terasa menyegarkan, tetapi muncul pertanyaan: apakah kebiasaan ini aman, atau justru sebaiknya dihindari?

Hal terpenting saat demam sebenarnya adalah menjaga kecukupan cairan tubuh. Ketika suhu meningkat, tubuh akan kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat, sehingga risiko dehidrasi pun ikut meningkat.

Pentingnya Asupan Cairan Saat Demam

Demam merupakan respons alami tubuh dalam melawan infeksi. Dalam kondisi ini, cairan tubuh lebih cepat berkurang, bahkan bisa mencapai jumlah yang cukup besar setiap harinya.

Jika tidak segera digantikan, kondisi ini dapat memperlambat proses pemulihan, apalagi jika demam disertai gejala lain seperti muntah atau diare. Oleh karena itu, menjaga hidrasi menjadi kunci utama, terlepas dari suhu minuman yang dikonsumsi.

Efek Minum Air Es pada Tubuh

Air es memang dapat memberikan rasa sejuk secara instan. Namun, efek ini hanya bersifat sementara dan tidak benar-benar menurunkan suhu inti tubuh.

BACA JUGA :  10 Makanan Protein Rendah Lemak untuk Turunkan Berat Badan Tanpa Kehilangan Massa Otot

Tubuh memiliki sistem pengatur suhu sendiri yang akan menyesuaikan kondisi internalnya. Bahkan pada beberapa orang, minuman yang terlalu dingin justru bisa memicu tubuh menggigil, yang pada akhirnya membuat tubuh memproduksi lebih banyak panas.

Risiko Jika Dikonsumsi Berlebihan

Minum air es saat demam sebenarnya tidak berbahaya jika dalam batas wajar. Namun, konsumsi berlebihan atau dalam kondisi tertentu dapat menimbulkan beberapa keluhan, seperti:

  • Mual dan keinginan muntah
  • Iritasi pada tenggorokan
  • Penyempitan pembuluh darah sementara
  • Rasa tidak nyaman pada tubuh

Efek tersebut bisa terasa lebih jelas pada orang yang memiliki tenggorokan sensitif atau gangguan pencernaan.

Kapan Air Dingin Masih Boleh Dikonsumsi?

Dalam kondisi tertentu, minuman dingin masih bisa memberikan manfaat. Misalnya, saat mengalami sakit tenggorokan, air dingin dapat memberikan efek kebas sementara yang membantu meredakan nyeri.

BACA JUGA :  Dede Chandra Dorong 4 SMA/SMK Negeri Baru di Kabupaten Bogor

Namun, perlu dipahami bahwa efek ini hanya bersifat sementara dan tidak mempercepat penyembuhan.

Pilihan Minuman yang Lebih Dianjurkan

Untuk membantu proses pemulihan, minuman dengan suhu yang lebih netral atau hangat biasanya lebih disarankan, seperti:

  • Air putih suhu ruang
  • Air hangat
  • Teh herbal
  • Minuman elektrolit, terutama saat kehilangan cairan cukup banyak

Jenis minuman ini cenderung lebih nyaman bagi tubuh dan tidak memicu reaksi seperti menggigil atau iritasi.

Minum air es saat demam pada dasarnya tidak dilarang, selama tubuh masih dapat menerimanya dengan baik. Namun, air es bukanlah pilihan terbaik untuk mendukung proses penyembuhan.

Fokus utama saat demam adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi. Untuk kenyamanan dan pemulihan yang lebih optimal, minuman bersuhu ruang atau hangat lebih dianjurkan, terutama jika disertai gejala seperti mual, sakit tenggorokan, atau gangguan pencernaan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================