
BOGORTODAY.COM – Saat mengalami demam, banyak orang langsung ingin minum air es untuk meredakan rasa panas. Sensasi dingin memang terasa menyegarkan, tetapi muncul pertanyaan: apakah kebiasaan ini aman, atau justru sebaiknya dihindari?
Hal terpenting saat demam sebenarnya adalah menjaga kecukupan cairan tubuh. Ketika suhu meningkat, tubuh akan kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat, sehingga risiko dehidrasi pun ikut meningkat.
Pentingnya Asupan Cairan Saat Demam
Demam merupakan respons alami tubuh dalam melawan infeksi. Dalam kondisi ini, cairan tubuh lebih cepat berkurang, bahkan bisa mencapai jumlah yang cukup besar setiap harinya.
Jika tidak segera digantikan, kondisi ini dapat memperlambat proses pemulihan, apalagi jika demam disertai gejala lain seperti muntah atau diare. Oleh karena itu, menjaga hidrasi menjadi kunci utama, terlepas dari suhu minuman yang dikonsumsi.
Efek Minum Air Es pada Tubuh
Air es memang dapat memberikan rasa sejuk secara instan. Namun, efek ini hanya bersifat sementara dan tidak benar-benar menurunkan suhu inti tubuh.
Tubuh memiliki sistem pengatur suhu sendiri yang akan menyesuaikan kondisi internalnya. Bahkan pada beberapa orang, minuman yang terlalu dingin justru bisa memicu tubuh menggigil, yang pada akhirnya membuat tubuh memproduksi lebih banyak panas.
Risiko Jika Dikonsumsi Berlebihan
Minum air es saat demam sebenarnya tidak berbahaya jika dalam batas wajar. Namun, konsumsi berlebihan atau dalam kondisi tertentu dapat menimbulkan beberapa keluhan, seperti:
- Mual dan keinginan muntah
- Iritasi pada tenggorokan
- Penyempitan pembuluh darah sementara
- Rasa tidak nyaman pada tubuh
Efek tersebut bisa terasa lebih jelas pada orang yang memiliki tenggorokan sensitif atau gangguan pencernaan.
Kapan Air Dingin Masih Boleh Dikonsumsi?
Dalam kondisi tertentu, minuman dingin masih bisa memberikan manfaat. Misalnya, saat mengalami sakit tenggorokan, air dingin dapat memberikan efek kebas sementara yang membantu meredakan nyeri.
Namun, perlu dipahami bahwa efek ini hanya bersifat sementara dan tidak mempercepat penyembuhan.
Pilihan Minuman yang Lebih Dianjurkan
Untuk membantu proses pemulihan, minuman dengan suhu yang lebih netral atau hangat biasanya lebih disarankan, seperti:
- Air putih suhu ruang
- Air hangat
- Teh herbal
- Minuman elektrolit, terutama saat kehilangan cairan cukup banyak
Jenis minuman ini cenderung lebih nyaman bagi tubuh dan tidak memicu reaksi seperti menggigil atau iritasi.
Minum air es saat demam pada dasarnya tidak dilarang, selama tubuh masih dapat menerimanya dengan baik. Namun, air es bukanlah pilihan terbaik untuk mendukung proses penyembuhan.
Fokus utama saat demam adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi. Untuk kenyamanan dan pemulihan yang lebih optimal, minuman bersuhu ruang atau hangat lebih dianjurkan, terutama jika disertai gejala seperti mual, sakit tenggorokan, atau gangguan pencernaan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















