
Secara rinci:
- Risiko stroke secara keseluruhan turun sekitar 18 persen
- Risiko stroke iskemik menurun 16 persen
- Risiko stroke hemoragik bahkan berkurang hingga 25 persen
Penelitian ini juga telah mempertimbangkan faktor lain seperti kebiasaan merokok, aktivitas fisik, serta kondisi tekanan darah.
Mengapa Diet Ini Efektif?
Para ahli menilai pola makan sehat memainkan peran besar dalam mencegah stroke. Kandungan nutrisi dalam diet Mediterania membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, mengurangi peradangan, serta menstabilkan tekanan darah.
Stroke sendiri terbagi menjadi dua jenis utama:
- stroke iskemik, yang terjadi akibat aliran darah ke otak terhambat
- stroke hemoragik, yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah
Menariknya, diet ini menunjukkan manfaat pada kedua jenis stroke tersebut, termasuk jenis yang lebih jarang namun berisiko tinggi, yaitu stroke hemoragik.
Harapan Baru dalam Pencegahan Stroke
Para peneliti menilai temuan ini membuka peluang baru dalam upaya pencegahan stroke melalui perubahan gaya hidup. Meski begitu, studi lanjutan tetap diperlukan untuk memahami lebih dalam mekanisme kerja diet Mediterania terhadap tubuh.
Selain itu, penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya melibatkan perempuan dan bergantung pada laporan pola makan peserta.
Diet Mediterania bukan sekadar tren, tetapi telah terbukti secara ilmiah mampu menurunkan risiko stroke, bahkan hingga seperempat dari kemungkinan awal. Pola makan ini menekankan keseimbangan nutrisi dan gaya hidup sehat yang berkelanjutan.
Dengan menerapkan pola makan yang lebih sehat, risiko penyakit serius seperti stroke dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















